{"id":193,"date":"2013-03-21T20:39:11","date_gmt":"2013-03-21T13:39:11","guid":{"rendered":"http:\/\/kuliah.rohmadi.info\/?p=193"},"modified":"2013-04-11T21:08:40","modified_gmt":"2013-04-11T14:08:40","slug":"statistik-parametrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/?p=193","title":{"rendered":"Statistik Parametrik"},"content":{"rendered":"<blockquote>\n<div>\n<ul>\n<li>Adalah suatu tes yang modelnya menetapkan adanya syarat-syarat tertentu tentang parameter populasi yang merupakan sumber sampel penelitiannya.<\/li>\n<li>Syarat-syarat itu biasanya tidak diuji dan dianggap sudah dipenuhi. Seberapa jauh makna hasil suatu tes parametrik bergantung pada validitas anggapan-anggapan tadi.<\/li>\n<li>Tes parametrik juga menuntut bahwa skor yang dianalisis merupakan pengukuran yang sedikitnya berkekuatan skala interval.<\/li>\n<li>Teknik-teknik statistika yang didasarkan atas asumsi mengenai populasi yang diambil sampelnya.<\/li>\n<li>Contoh: pada uji t diasumsikan populasi terdistribusi normal. Sebutan parametrik digunakan karena pada uji t ini yang diuji adalah parameter (yaitu rata-rata populasi)<\/li>\n<li>Membutuhkan data kuantitatif dengan level interval atau rasio yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/blockquote>\n<div><\/div>\n<div>Persyaratan Analisis Statistik Parametrik<\/div>\n<div><!--more--><\/p>\n<div>\n<ul>\n<li>Dipilih secara acak (random)<\/li>\n<li>Homogen artinya data yang dibandingkan (dikomparasikan) sejenis (bersifat homogen), maka perlu uji homogenitas.<\/li>\n<li>Normal artinya data yang dihubungkan berbentuk garis linier maka perlu uji linieritas.<\/li>\n<li>Berpasangan artinya data yang dihubungkan mempunyai pasangan yang sama sesuai dengan subjek yang sama, kalau salah satu tidak terpenuhi untuk persyaratan analisis korelasi atau regresi tidak dapat dilakukan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<div><a href=\"http:\/\/kuliah.rohmadi.info\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/tabel-1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-199\" title=\"tabel 1\" src=\"http:\/\/kuliah.rohmadi.info\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/tabel-1.jpg\" alt=\"\" width=\"622\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/tabel-1.jpg 888w, https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/tabel-1-300x189.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 622px) 100vw, 622px\" \/><\/a><\/div>\n<div><\/div>\n<div>Pengujian Normalitas Data ; t-test ;\u00a0Korelasi Product Moment<\/div>\n<blockquote>\n<div>Dalam Statistik Parametrik diperlukan syarat bahwa data yang akan dianalisis harus berdistribusi normal. Untuk itu perlu dilakukan pengujian normalitas data.<br \/>\nPengujian normalitas data antara lain dilakukan dengan : t-test<br \/>\nT-test :<\/p>\n<ol>\n<li>untuk menguji hipotesis deskriptif satu sampel bila datanya berbentuk interval dan ratio , maka digunakan t-test satu sampel.<\/li>\n<li>untuk menguji hipotesis komparatif dua sampel berpasangan bila datanya berbentuk interval dan ratio, digunakan t-test sampel berpasangan.<\/li>\n<\/ol>\n<\/div>\n<div>\u00a0 t = <span style=\"text-decoration: underline;\">x &#8211; <\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">\u03bc0<\/span><br \/>\ns\/\u221an<br \/>\ndi mana : t = nilai t yang dihitung , x = rata-rata , \u03bc0 =nilai yang dihipotesiskan s = simpangan baku sampel , n = jumlah anggota sampel.<\/div>\n<div>\n<div><\/div>\n<div>Korelasi : menunjukkan adanya hubungan antara dua variabel atau lebih serta menunjukkan besarnya (kuat\/lemahnya) hubungan antara dua variabel tersebut.<\/div>\n<div>Koefisien Korelasi ( r ) merupakan kriteria untuk mengukur hubungan antar variabel secara kuantitatif yang nilainya terletak antara \u2013 1 dan 1<\/div>\n<div>r = 1 , hubungan variabel X dan Y adalah sangat kuat dan positif<\/div>\n<div>r = &#8211; 1 , hubungan variabel X dan Y adalah sangat lemah dan negatif<\/div>\n<div>r = 0 , hubungan variabel X dan Y lemah sekali atau tidak ada hubungan.<\/div>\n<div>Berikut ini adalah rumus Karl Pearson (Product Moment) :<\/div>\n<p>r = <span style=\"text-decoration: underline;\">n . \u03a3 XY &#8211; \u03a3X . \u03a3Y .<\/span><\/p>\n<p>\u221an.\u03a3X2 &#8211; (\u03a3X)2. \u221an.\u03a3Y2 &#8211; (\u03a3Y)2<\/p>\n<div>Koefisien Determinasi (Kd) : menunjukkan berapa persen fluktuasi atau variasi variabel Y yang disebabkan oleh variabel X , dengan rumus :<\/div>\n<div>Kd = r2<\/div>\n<\/div>\n<\/blockquote>\n<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\n<div>Analisis Regresi Linear Sederhana<\/div>\n<blockquote>\n<div>Analisis Regresi : suatu proses melakukan estimasi untuk memperoleh suatu hubungan fungsional antara variabel X dengan variabel Y.<\/div>\n<div>Analisis Regresi Linear Sederhana : adalah analisis regresi antara satu variabel X dan satu variabel Y.<\/div>\n<div>Persamaan Regresi Linear Sederhana : Y\u2019 = a + bX , di mana : Y\u2019 = Nilai Y prediksi , a = Intercept atau nilai Y pada saat X = 0 b = Slope \/ kemiringan , X = Independent Variable (variabel bebas).<\/div>\n<div>Untuk menghitung nilai a dan b digunakan rumus :<\/div>\n<p>b = <span style=\"text-decoration: underline;\">n(<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">\u03a3<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">XY) \u2013 (<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">\u03a3<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">X) (<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">\u03a3<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">Y)<\/span><\/p>\n<p>n (\u03a3X2) \u2013 (\u03a3X)2<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>a = <span style=\"text-decoration: underline;\">\u03a3<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">Y<\/span> \u2013 b=<span style=\"text-decoration: underline;\">\u03a3<\/span><span style=\"text-decoration: underline;\">X<\/span><\/p>\n<p>n\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 n<\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih jelasnya bisa Anda unduh <a title=\"Statistika Parametrik\" href=\"http:\/\/kuliah.rohmadi.info\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/statistika-parametrik.pptx\" target=\"_blank\">disini.<\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adalah suatu tes yang modelnya menetapkan adanya syarat-syarat tertentu tentang parameter populasi yang merupakan sumber sampel penelitiannya. Syarat-syarat itu biasanya tidak diuji dan dianggap sudah dipenuhi. Seberapa jauh makna hasil suatu tes parametrik bergantung pada validitas anggapan-anggapan tadi. Tes parametrik juga menuntut bahwa skor yang dianalisis merupakan pengukuran yang sedikitnya berkekuatan skala interval. Teknik-teknik statistika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":199,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[19,76,43],"class_list":["post-193","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-statistics","tag-pendidikan","tag-statistics","tag-tbi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=193"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/193\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":314,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/193\/revisions\/314"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/199"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kuliah.rohmadi.my.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}